Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas

Sesuai dengan visi SMK Bintang Persada yaitu terwujudnya SMK Bintang Persada yang unggul dalam prestasi, dan kompetitif di dunia kerja, salah satu program keahlian/ kompetensi keahlian yang ada di SMK Bintang Persada adalah Kompetensi Keahlian Farmasi.

SMK Bintang Persada merupakan salah satu SMK Farmasi yang ada di Kota Denpasar dan Tabanan, berdiri sejak tahun 2010 dan sudah terakreditasi A.

Sekolah ini merupakan sekolah menengah kejuruan dengan kompetensi keahlian farmasi untuk menghasilkan calon asisten tenaga kesehatan khususnya dalam bidang kefarmasian.

Program keahlian Farmasi SMK Bintang Persada terdiri dari kompetensi keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas.

Farmasi bearasal dari kata pharmacy (bahasa inggris) dan  pharmacon (bahasa yunani) yang berarti obat adalah salah satu bidang profesional kesehatan yang merupakan kombinasi dari ilmu kesehatan dan ilmu kimia yang mempunyai tanggung-jawab memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat.

Ruang lingkup dari praktik farmasi termasuk praktik farmasi tradisional seperti peracikan dan penyediaan sediaan obat, serta pelayanan farmasi modern yang berhubungan dengan layanan terhadap pasien (patient care) di antaranya layanan klinik, evaluasi efikikasi dan keamanan penggunaan obat, dan penyediaan informasi obat.

Tujuan Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas

Tujuan, Kompetensi Keahlian Farmasi Klinis dan Komunitas adalah membekali peserta didik dengan keterampilan, pengetahuan dan sikap agar kompeten:

1.   Melayani masyarakat dalam hal memenuhi kebutuhan obat – obatan dan alat kesehatan yang aman dan bermutu

2.   Mengatur dan mengatasi distribusi obat – obatan yang berada di masyarakat

3.   Berperan dalam bidang penyelidikan dan pengembangan obat – obatan

4.   Menghasilkan tenaga teknis Asisten kefarmasian yang kompeten dalam bidangnya yang berwawasan budaya dan religius.

Tenaga Farmasis yang terdiri dari Apoteker, tenaga teknis kefarmasian dan asisten tenaga kefarmasian merupakan profesional dengan keahlian di bidang farmasi. Lulusan SMK Binatang Persada jurusan Kefarmasian nantinya akan menjadi asisten tenaga kefarmasian yang memiliki sertifikat sesuai kompetensinya.

Tenaga Farmasis biasa bertugas di institusi-institusi baik pemerintahan maupun swasta seperti badan pengawas obat/makanan, rumah sakit, klinik, industri farmasi, industri obat tradisional, perusahaan distribusi farmasi dan di berbagai sarana kesehatan lainnya.

Lulusan Farmasi SMK Bintang Persada diarahkan sebagai:

  1. Pelayanan dan penatalaksanaan kesehatan masyarakat seperti menempati formasi Tenaga Pelaksana Teknis Kefarmasian pada Instalasi Apotek baik di instansi Rumah Sakit swasta dan apotek BUMN (Kimia Farma) maupun apotek swasta nasional (K24, Viva Generik, dll) dan apotek perorangan.
  2. Tenaga Pelaksana Teknis Kefarmasian di perusahaan Industri Kosmetik, Obat Tradisional, Makanan, Minuman, dan Alat Kesehatan.
  3. Tenaga Distribusi/Marketing di Pedagang Besar Farmasi (PBF)
  4. Tenaga Laboran di Lembaga Laboratorium.
  5.  Entrepreneurship/Wirausaha dengan membuka toko obat atau Apotek.
  6. Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi (Diploma III, S1 Farmasi) di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta.

Selain itu keunggulan SMK Bintang Persada adalah adanya Program “Pendidikan Berkelanjutan bagi lulusan“, sehingga ilmu yang mereka peroleh akan terus berkembang seiring dengan perkembangan dunia kefarmasian. Yayasan Bintang Persada telah memiliki Perguruan Tinggi Kesehatan Bintang Persada (Akademi & Stikes) dimana salah satu Program Studinya adalah D3 Farmasi. Sehingga setelah lulus dari SMK Bintang Persada lulusannya dapat langsung masuk di Perguruan Tinggi Kesehatan Bintang Persada.

Proses pembelajaran pada program keahlian farmasi berpedoman pada Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 130/D/KEP/KR/201 TANGGAL : 10 Februari 2017  sebagai berikut.